Kekasih (pernah) Ketinggalan Kereta di Yogyakarta

Cintaku, aku si kekasih ketinggalan kereta
Tak rela kehilangan wajahmu, dilamur senja
Kuhantar kau ke persimpangan itu
Lalu kukejar kereta, yang tak mau menunggu

Sesak aku, kalau tahu kereta begitu
Takkan kubiarkan kau berlalu
dan aku akan melupakan pulang

Stasiun itu selalu menjadi pertanda
Betapa cinta tak pernah sirna
Pada kenangannya kutitipkan rindu
Meniti hari-hari sementara, tanpamu
Seberbilang cinta baru seumur tiba

Sayangku, cerita kereta memang sepermula saja
Tapi cerita kita selalu berbilang ada
Merawat cinta, dulu berdua sekarang berlima
Cinta itu selalu ada, tak pernah kemana-mana

Memang aku pernah tersesat
Dosa berkalang, kejahatan pekat
Menyesal hati tiada terperi
Telah menggores hatimu dengan duri

Permaafan yang kupinta
Serta kesempatan saja

Agar bisa kucintai kau
Pada waktu-waktu yang sudah menunggu
Akan kuhargai satu demi satu
Sampai menutup mataku

7312

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *