Bolehkah Mulai Say Goodbye pada Headphone Jack 3,5mm?

Soal headphone jack 3,5mm kembali memanas baru-baru ini. Berangkat dari rencana Samsung yang bakal memanaskan lagi jagad Android dengan Galaxy S8-nya. Ponsel ini kabarnya akan diluncurkan di MWC pada akhir Februari.

Salah satu yang mau disoroti di sini adalah keputusan Samsung mempertahankan headphone jack 3,5mm  di tubuh smartphone anyar itu.

Rumornya padahal, Samsung juga bakal tak memakai colokan itu di Galaxy S8 sebagaimana Apple dan HTC yang sudah terlebih dahulu.

Tahun lalu, Apple memutuskan merilis iPhone tanpa colokan 3,5mm. Di awal tahun ini, giliran HTC yang meluncurkan smartphone anyar tanpanya dan memilih memakai konektor USB-C.

Seorang pengguna di web digitalmusicnews.com sampai marah-marah karena menurutnya Apple dan HTC terlalu ‘memaksa’ pengguna untuk menggunakan headphone nirkabel atau yang memakai colokan USB-C itu. Selain bikin orang harus beli headphone baru, dia juga meragukan kualitas audio di jalur nirkabel dan USB-C.

Ngomong-ngomong soal colokan audio 3,5mm, sejak eranya Walkman dari Sony, colokan audio 3,5mm itu sudah menjadi standar dalam industri. Sebelumnya, konektor audio masih menggunakan colokan yang lebih lebar.  Sampai saat ini masih kita pakai sih, misalnya untuk menghubungkan gitar ke ampli atau menghubungkan headphone ke perangkat stereo.

Penggunakan colokan besar ini sudah bermula sejak 1878. Kemudian Sony merilis konektor yang lebih mungil, 3,5mm, pada 1964. Walkman, pemutar musik portabel milik Sony, kemudian jadi sangat populer di dunia.

Lantas apa alasan menendang colokan ini dari ponsel?

Secara teknis sih, karena keberadaan colokan ini membuat ponsel sulit dibuat lebih tipis lagi. Jack 3,5mm adalah colokan tertebal dan terdalam yang harus ditanam dalam desain sebuah ponsel.

Colokan ini pun rentan rusak, dengan pemakaian tinggi. Lalu, colokan ini termasuk lubang besar yang bisa dengan mudah dimasuki air.

Dengan mengeliminasi colokan ini dari ponsel, pabrikan bisa membuat ponsel yang lebih tipis, dan tak perlu susah-susah membuat ponsel yang antiair.

Tapi ada alasan bisnis juga. Penghilangan colokan 3,5mm telah membangkitkan penjualan headphone atau earphone nirkabel.

Menurut Fortune.com, 3/4 headphone yang dijual online pada Desember tahun lalu adalah model nirkabel. Naik 50% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Dannnn… Apple lagi-lagi meraup benefit dari itu. Soalnya, earphone nirkabel AirPods terbaru dan model-model keluaran Beats (yang juga dimiliki Apple), telah mendominasi penjualan headphone nirkabel.

Apakah ini sudah saatnya mengucapkan good bye pada colokan 3,5mm?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *