Gara-Gara Galaxy Note 7, 40 % Pengguna Samsung Bilang Bye

Kasus overheat dan terbakarnya baterai pada smartphone Samsung Galaxy Note 7 telah memukul Samsung dari berbagai sisi. Termasuk dari sisi loyalitas konsumen.

Setidaknya, itu yang dihasilkan dari survei yang digelar oleh Branding Brand pada 1.000 orang pada 11-12 Oktober lalu.

Dikutip dari Cnet, survei itu menyatakan sebanyak 40 persen responden mengatakan bye pada ponsel Samsung.

Masalah overheat ini memang bikin geger. Samsung sampai melakukan recall sebanyak dua kali karena masalah overheat, ponsel berasap, sampai yang meledak.

Sudah begitu, masih ada satu jutaan Samsung Galaxy Note 7 yang beredar di luar sana, karena pengguna tak mengembalikan.

Dibawa ke mana-mana pun sulit, sebab FAA melarang ponsel ini dibawa terbang: dalam kondisi mati atau bahkan airplane mode.

Dari survei itu, sebanyak 30 persen pemilik ponsel Samsung akan membeli iPhone, 8 persen membeli Google Pixel, dan 62 persen memilih ponsel Android lainnya.

Apa tindakan Samsung?

Tak banyak bicara terkait masalah baterai yang overheat, Samsung justru dikabarkan sedang mengerjakan baterai baru untuk Note 7.

Samsung sudah mengetes baterai itu di laboratorium sendiri. Mereka mengklaim tak ada masalah.

Pengujian sendiri di lab sendiri, harus mendapat persetujuan dari Cellular Telephone Industries Association. Di Amerika Serikat, pembuat ponsel harus memberikan baterai mereka diuji di satu dari 28 fasilitas CTIA sebelum dijual melalui operator besar di negeri itu.

Tapi Samsung sendiri sudah diminta segera mengungkapkan apa penyebab masalah pada baterai Note 7 sebelum melakukan hal lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *