Begini Wujud Stasiun Ruang Angkasa Milik Swasta

Saat ini stasiun ruang angkasa yang ada itu bernama Stasiun Ruang Angkasa Internasional (ISS). Tapi tak lama lagi, bakal ada stasiun ruang angkasa yang dimiliki swasta.

Seperti dilansir oleh Space.com, Jumat (14/10), dua perusahaan: Bigelow Aerospace dan Axiom Space, berencana meluncurkan modulnya ke orbit pada 2020.

Stasiun ini bakal menjadi tulang punggung fasilitas komersial di orbit, menjelang berakhirnya masa pendanaan ISS pada 2024.

Modul yang dibangun kedua perusahaan akan dihuni oleh orang dari berbagai kalangan. Mulai dari ilmuwan, turis, astronaut dan sebagainya.

Model bisnisnya seperti tenant di pusat-pusat perbelanjaan itu. Tak seperti operasional ISS selama ini, di mana NASA dan partnernya harus membayar semua ongkos operasional.

Bigelow Aerospace membangun modul yang diluncurkan dalam konfigurasi terkompresi. Setelah sampai di orbit, barulah modul ‘ditiup’. Dengan cara ini, volume yang bisa diluncurkan ke ruang angkasa akan lebih besar ketimbang modul rigid selama ini.

Diklaim, modul ini aman dari serangan micrometeoroid dan radiasi luar angkasa ketimbang struktur dari aluminium.

Bigelow sendiri sudah menguji tiga modul eksperimental di orbit. Mereka telah meluncurkan Genesis 1 dan Genesis 2. Sedangkan Bigelow Expandable Activity Module (BEAM) sudah ditautkan ke ISS pada April lalu.

Genesis 1 dan 2 sama-sama berukuran panjang 14 kaki dan lebar 8,3 kaki. Volumenya bisa mencapai 410 kaki kubik. Sedangkan BEAM memiliki ruang 565 kaki kubik.

Itu baru purwarupa. Bigelow sendiri sudah merencanakan modul yang lebih besar bernama B330 yang memiliki ruang seluas 11.650 kaki kubik.

Foto: Bigelow Aerospace

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *