Penjunanku

Penjunanku

hari ini aku membaca lagi buah karya manusia
tentang engkau
Bukannya aku meragu
Hanya saja
Aku gemas
Datanglah segera dan bicaralah
Menyingkap kabut
Lalu bawalah kami pulang

Tapi sekedip mata aku sadar
Siapkah aku hari ini?
Ku tanah liat
apakah sudah berbentuk
menjadi sejati?

Pelitaku
apakah tetap kan bersinar
hingga rembang pagi?
saat pelita lain padam
Lalu tertinggal?

Penjunanku
Ajarku berjaga-jaga hari ini…

Kata Yohannes Pembabtis:
30 Ia harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil.
31 Siapa yang datang dari atas adalah di atas semuanya; siapa
yang berasal dari bumi, termasuk pada bumi dan berkata-kata dalam
bahasa bumi. Siapa yang datang dari sorga adalah di atas
semuanya.
32 Ia memberi kesaksian tentang apa yang dilihat-Nya dan yang
didengar-Nya, tetapi tak seorangpun yang menerima kesaksian-Nya
itu.
33 Siapa yang menerima kesaksian-Nya itu, ia mengaku, bahwa
Allah adalah benar.


7312, kantorku 7 Juni 2005

2 thoughts on “Penjunanku

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *