Bhumiku punya cerita

Di atasnya orang baik dan orang jahat

Batasnya kian bagai kulit bawang

tipis, namun memedihkan

Langitku punya cerita

Di bawahnya pejuang dan penjahat

Kini berdamai

Mereka tak lagi seteru

Bahkan mengikat diri dalam pernikahan

Mereka mempelai yang memutuskan tak lagi selibat

Inilah kantata

Mana kebanggaan?

Dihempas ke tubir laut

Dihujamkan ke dasar bumi

Atau dilempar ke kaki langit?

Kawula bumi kami, kini sendiri

Kurawa dan pandawa mengingkari intisari

Mereka berjabat tangan

Mungkin niatnya

Supaya enyah baratayudha

Damai-damailah

datanglah berkat dari Bhumi

Tetapi Di sini kami

kawula hanya bisa bersendawa

oleh Kenyang perut karena tertawa

Di sana pula kami

kawula yang berhenti mengedip mata

oleh rasa perih dan tangis yang tak kunjung usai

7312, kantorku, 15.05 WIB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *